Indikator
  • Undercontruction

DPRD Perkirakan Kabupaten Malang Miliki Silpa Rp 3,9 Miliar

Home / Peristiwa / DPRD Perkirakan Kabupaten Malang Miliki Silpa Rp 3,9 Miliar
DPRD Perkirakan Kabupaten Malang Miliki Silpa Rp 3,9 Miliar Nota kesepahaman antara Pemkab Malang dengan DPRD dalam P-APBD 2017. (Foto: Tika/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, MALANG – Berdasarkan temuan badan anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Malang, terdapat 29 organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak dapat menyerap anggaran secara maksimal. 

Temuan ini juga merupakan hasil ramuan Inspektorat yang menjadi bahan Banggar untuk menentukan anggaran. 

Juru bicara DPRD dalam rapat paripurna persetujuan bersama antara Pemkab dengan DPRD terhadap Raperda tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) tahun anggaran 2017, Ahmad Rofik, menjelaskan, terdapat anggaran Rp 3,9 miliar yang diperkirakan menjadi sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa).

"Terdapat anggaran sebesar Rp 3,9 miliar yang dapat digerakkan. Tapi tim anggaran tidak memiliki keberanian untuk mendistribusikan kepada perangkat daerah yang membutuhkan," kata dia. 

Menurutnya, jika postur anggaran surplus, maka dana alokasi umum (DAU), dikhawatirkan akan turun karena pemerintah kabupaten Malang dinilai tidak dapat merencakan anggaran dengan baik.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko, menjelaskan, Dinas Pendidikan (Disdik) dalam APBD 2017, mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp 7 miliar. Namun, yang terserap hanya sekitar Rp 1,5 miliar. 

Ketika dalam perubahan APBD (P-APBD), Disdik usul akan menambah Rp 3,9 miliar. Tentu saja anggaran ini ditolak, karena dana pengajuan sebelumnya saja masih belum diserap maksimal. 

"Akan dialihkan ke program lain, tapi OPD lainnya juga minim penyerapan anggarannya. Jadi dikembalikan ke kas daerah anggaran itu," ucapnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com