Indikator
  • Undercontruction

Bupati Faida: Kebutuhan GTT Pemkab Jember Tembus 8.912 Orang

Home / Peristiwa / Bupati Faida: Kebutuhan GTT Pemkab Jember Tembus 8.912 Orang
Bupati Faida: Kebutuhan GTT Pemkab Jember Tembus 8.912 Orang Bupati Jember dr Faida memberikan penataran kepada Guru Tidak Tetap (GTT) Sekolah Dasar se-Kabupaten Jember di Aula PB Sudirman Pemkab Jember, Rabu (16/5/2018). (FOTO: Istimewa)

TIMESJATIM, JEMBER – Para Guru Tidak Tetap (GTT)  yang mengajar di Sekolah Dasar (SD) mendapat giliran penataan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Penjelasan penataan dilakukan langsung oleh Bupati Jember dr Faida, Rabu (16/5/2018) di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Jawa Timur.

Ada dua sesi pertemuan yang dikemas dalam silaturahmi tersebut. Sesi pertama Faida bertatap muka dengan GTT yang memiliki latar belakang pendidikan PGSD (Pendidikan Guru Sekolah dasar). Sesi kedua Faida bersama GTT 12 Mata Pelajaran (mapel)

"Saya berjanji kepada semuanya, keputusan yang diambil itu adalah keputusan yang adil berbasis data," jelas Faida kepada wartawan soal penataan itu. 

Banyak GTT yang di suatu kecamatan melebihi formasi yang dibutuhkan di kecamatan tersebut. Kondisi ini membuat beberapa GTT mendapat penugasan di luar kecamatan.

Bupati menjelaskan, surat penugasan berlaku per 1 Mei sampai 30 Juni. Pada 1 Juli akan dievaluasi kembali, karena ada pergeseran lagi. 

Terdapat dua macam SK, yaitu SK sesuai formasi yang dulu yang berlaku 1 Januari - 31 April. SK kedua sesuai formasi yang baru yang berlaku per 1 Mei - 30 Juni.

Setiap semester surat penugasan akan diperbaiki, karena pasti ada PNS yang sudah pensiun dan pasti akan ada formasi yang bergeser.

"Maka formasi tetap bergeser, dan update kembali, juga dapat mendekatkan guru GTT dengan domisilinya," ujarnya.

Dia mengatakan bahwa untuk GTT yang masa kerjanya kurang dari dua tahun menjadi cadangan, apabila formasi dari GTT yang masa kerjanya di atasnya ada yang tidak sanggup menjalankan tugas di tempat yang jauh.

Faida menerangkan, surat penugasan dimaksudkan untuk mendapat honor dari BOS (bantuan operasional sekolah). Ada juga yang mendapat surat penugasan dengan honor dari non BOS, misalnya dari dana PPG (Program Pendidikan Gratis).

Honor GTT sesuai dengan masa kerjanya. Guru paling lama masa kerjanya mendapat honor paling tinggi. Honor tertinggi untuk GTT di tahun 2018 dengan masa kerja yang paling lama adalah Rp 1,4 juta.

Guru yang akan mendapatkan penugasan, lanjutnya, menjalani uji publik. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan berpartisipasi dengan memberikan masukan. 

Dalam paparannya, Faida menjelaskan, total kebutuhan guru se-Kabupaten Jember mencapai 8.912 orang. Ini terdiri dari PNS sebanyak 5.902 orang 

"Maka kebutuhannya 3.010 orang untuk SD. Paling banyak guru kelas. Yang dibutuhkan 1.784 guru agama Islam, guru olahraga 623," terangnya.

Bupati Faida menegaskan perlunya perubahan mindset guru-guru, karena sekarang bukan lagi GTT sekolah, tetapi GTT kabupaten. "Yang harus siap ditugaskan di seluruh wilayah Pemkab Jember," jelasnya. (*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com