Soal Pembangunan Landmark di Gresik, DPRD akan Panggil Pemkab

Home / Berita / Soal Pembangunan Landmark di Gresik, DPRD akan Panggil Pemkab
Soal Pembangunan Landmark di Gresik, DPRD akan Panggil Pemkab Pantung gajah mungkur di Perlimaan Petrokimia Gresik (Foto: Akmal/TIMES Indonesia).

TIMESJATIM, GRESIK – Soal pembangunan landmark atau tetenger dibeberapa titik Kota Gresik, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) akan memanggil pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik.

Seperti diketahui bersama, beberapa tetenger telah dibangun oleh Pemkab Gresik bekerjasama dengan perusahaan. Pemkab dalam hal ini hanya menerima hibah barang.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana mengatakan, pihaknya akan mencari tahu soal pembangunan landmark yang diklaim merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan.

"Kami merencanakan Hari Kamis (27/2/2020) besok memanggil pemerintah terkait hal itu (landmark)," katanya kepada TIMES Indonesia, Senin (24/2/2020).

Diungkapkan oleh Asroin, soal pembangunan landmark pihaknya tak pernah diajak berdiskusi oleh pemerintah daerah. "Jadi sama sekali tidak tahu soal itu, dan tak dilibatkan soal itu," tambahnya.

Politikus Partai Golkar itu menambahkan, beberapa tetenger akhir-akhir ini menjadi sorotan publik karena berbentuk replika gajah mungkur yang informasinya menghabiskan dana Rp 1 Miliar dalam pembangunannya.

"Saya juga gak tahu pembangunan itu dari mana, CSR (Corporate Social Responsibility) atau tidak. Apakah seperti itu bisa dikategorikan sebagai CSR," ungkap Asroin.

Beberapa tetenger yang sudah dibangun dan diresmikan adalah Repilika Keris Sumilang Gandring (Keris milik Kanjeng Sepuh, Bupati Sidayu Gresik) yang berada perempatan Jalan Veteran Gresik. Kemudian, tetenger lain yang sudah berdiri apik adalah Tugu Lontar yang berada di perempatan Kebomas, Gresik dan Patung Gajah Mungkur di Perlimaan Jalan Proklamasi dan dr Soetomo, Gresik.

Yang terbaru, Pemkab Gresik juga akan merealisasikan pembangunan replikasi Gardu Suling (garling) serta monumen Perahu Nyai Ageng Pinatih (Ibu angkat Sunan Giri) yang rencananya dibangun di tahun 2020 ini. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com