Arca Temuan Warga Pendem Belum Tercatat di BPCB Trowulan

Home / Berita / Arca Temuan Warga Pendem Belum Tercatat di BPCB Trowulan
Arca Temuan Warga Pendem Belum Tercatat di BPCB Trowulan Perwakilan BPCB Trowulan saat memeriksa arca yang ditemukan di Desa Pendem. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, MALANG – Perwakilan Balai Pelestarian Cagar Budaya atau BPCB Trowulan memastikan arca yang ditemukan warga Dusun Sekar Putih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur belum tercatat dalam database purbakala. 

Artinya arca ini adalah temuan baru yang belum terdeteksi keberadaannya oleh BPCB Trowulan. Hal ini terungkap dalam pemeriksaan arca oleh perwakilan BPCB Trowulan ke Desa Pendem, Rabu (26/2/2020). 

"Belum ada nomor registernya, memang temuan baru, kita masih mengidentifikasi jenis dan usia arca ini," kata Hariyoto, Koordinator BPCB Trowulan Malang Raya saat mengecek keberadaan arca ini dengan nomor temuan purbakala.

Hasil pemeriksaan ini akan dilaporkan ke BPCB Trowulan yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan kunjungan arkeolog BPCB Trowulan ke lokasi penemuan arca di rumah Saiful Rohim (40). 

Saiful sebagai penemu arca sekaligus pemilik lahan, menemukan benda purbakala setinggi 50 centimeter dan lebar 20 centimeter itu bersama-sama dengan Lulut, seorang guru SMK di Kota Malang. 

"Sebenarnya sudah lama mengetahui keberadaan arca ini, wong bendanya muncul sedikit di permukaan tanah, tapi kita mengira hanya batu biasa," ujar Saiful. 

Keberadaan batu ini memang mengganggu aktivitasnya saat menggarap sawah, bahkan ia berinisiatif untuk memecah batu itu. Baru Minggu (23/2/2020), Lulut yang terlihat di sekitar sawah heran melihat banyak batu bata kuno di sawah yang digarap Saiful. 

Saat itulah Lulut berbincang dengan Saiful perihal batu bata kuno yang berserakan di sawah Dusun Sekar Putih, Desa Pendem, Junrejo, Kota Batu itu. "Saya tunjukkan ada batu yang kita tumpuki dengan batu bata kuno. Kita pun menggali. Tidak disangka kalau yang kita buka adalah arca. Langsung kita amankan di rumah," ujarnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com