500 Personel Gabungan Amankan Malam Takbiran di Demak

Home / Berita / 500 Personel Gabungan Amankan Malam Takbiran di Demak
500 Personel Gabungan Amankan Malam Takbiran di Demak Apel pasukan pengamanan malam takbiran yang dipimpin langsung oleh Dandim 0716/Demak Letkol Arh. Muhammad Ufiz dan Kapolres Demak AKBP R. Fidelis Purna Timoranto, Sabtu (23/5/2020). (Foto: Humas Polres Demak)

TIMESJATIM, DEMAK – Sebanyak 500 personel gabungan dikerahkan mengamankan malam takbiran di Demak, Sabtu (23/5/2020). Aparat gabungan itu akan disiagakan di pusat-pusat keramaian dalam kota maupun di wilayah-wilayah rawan terjadinya gangguan Kamtibmas.

Selain pengamanan, personel gabungan itu juga akan melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan. Sebab masyarakat yang merayakan malam takbir diperkirakan akan membludak dan memenuhi jalan.

Personel-Gabungan-2.jpg

Apel pasukan pengamanan malam takbiran ini dipimpin langsung oleh Dandim 0716/Demak Letkol Arh. Muhammad Ufiz dan Kapolres Demak AKBP R. Fidelis Purna Timoranto. Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Candi 2020.

Selain personil Polres Demak, apel pasukan juga diikuti anggota Kodim 0716/Demak, Dishub, Satpol-pp dan Instansi lainnya di Demak.

Kapolres Demak AKBP Fidel, Dalam arahannya, meminta agar dalam pengamanan malam takbir ini semua personel tetap mengedepankan kewaspadaan. Hal itu seiring terjadinya aksi terorisme yang menargetkan pos Lebaran dan personil TNI-Polri.

"Ada 500 personel gabungan yang diterjunkan mengamankan malam takbiran ini. Semua personel harap tetap waspada, saling menjaga antar personel di lapangan untuk kemanan dan keselamatan," kata AKBP Fidel dalam sambutnya saat apel di Alun-alun Simpang Enam Demak, Sabtu (23/5/2020).

Personel-Gabungan-3.jpg

Kapolres juga mengatakan dalam pengamanan malam takbir harus mengedepankan pelayanan humanis kepada masyarakat. Lakukan imbauan kepada masyarakat untuk melakukan takbiran di masjid masing-masing, serta untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Silahkan berkolaborasi di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas berjalan dengan baik. Beberapa gangguan yang harus di antisipasi yaitu konvoi menggunakan roda empat dan roda dua yang menimbulkan dampak terjadinya kemacetan. Potensi kerawanan lainnya adalah penggunaan petasan dan kembang api. Selain membahayakan diri sendiri dan orang lain, juga dapat terjadinya kebakaran serta tawuran antar warga,” pungkasnya.

Sementara Dandim 0716/ Demak, Letkol Arh. Muhammad Ufiz menambahkan, pengamanan hari ini adalah tanggung jawab kita bersama. Pencegahan penyebaran Covid-19 harus dikedepankan, oleh karena itu dihimbau agar masyarakat tidak melakukan takbir murshal.

"Bahwa tugas yang kita lakukan saat ini tidak sama dengan tahun sebelumnya. Untuk saat ini kita imbau malam takbiran murshal tidak dilaksanakan untuk pencegahan Covid-19 di Kabupaten Demak," ungkapnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com