New Normal Malang Raya, Danrem 083/Bdj Optimalkan Peran Kampung Tangguh

Home / Berita / New Normal Malang Raya, Danrem 083/Bdj Optimalkan Peran Kampung Tangguh
New Normal Malang Raya, Danrem 083/Bdj Optimalkan Peran Kampung Tangguh Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin yang juga Komandan Satgas Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Masa Transisi New Normal Malang Raya. (Foto: Naufal Ardiansyah/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESJATIM, MALANGDanrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin yang juga Komandan Satgas Operasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Masa Transisi New Normal Malang Raya memaksimalkan peran Kampung Tangguh menjelang memberlakukan kebijakan tersebut.

Ia mencanangkan skema pengendalian masyarakat bisa diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi padatnya mobilitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Kita bisa mengintegrasikan pengendalian warga pada sumber pergerakan (Kampung Tangguh) dengan pusat keramaian seperti mal, pasar dan tempat wisata," kata Zainuddin kepada TIMES Indonesia, Rabu (3/6/2020).

Misalnya kata dia setiap KK diberikan jatah dua kali dalam seminggu untuk berbelanja ke pasar. Teknisnya bisa menggunakan sistem kartu yang dikoordinir

Dengan skema seperti ini Zainuddin berharap agar keramaian di pusat perbelanjaan seperti di pasar dapat dikendalikan mulai dari hulunya, yaitu dari kampung-kampung.

"Itu bisa mengendalikan pergerakan manusia. Jadi kami mulai pencegahan dari hulunya. Kami punya kampung tangguh. Dengan ini mobilisasi orang menjadi lebih sedikit," ungkapnya.

Untuk teknis lebih detilnya terang Zainuddin skema tersebut akan didiskusikan lebih lanjut dengan para akademisi. Selain pencegahan penyebaran Covid-19 melalui pengendalian keramaian.

Menurutnya, pemerintah sangat berharap besar peran Kampung Tangguh dalam memasuki fase New Normal. Edukasi yang dilaksanakan lebih dahulu pada sumber pergerakan warga di tingkat RW/Kampung Tangguh.

Selain menggunakan sistem belanja yang dikoordinir atau sistem titip, ia juga menyarankan masyarakat untuk memaksimalkan sistem belanja online. Hal tersebut bertujuan untuk menekan mobilitas masyarakat.

"Bagi yang lansia atau punya penyakit komorbit kami imbau tidak pergi ke pasar atau mal. Kebutuhannya bisa dengan dikoordinir atau titip," jelasnya.

Danrem 083/Bdj yang juga Komandan Gerakan MBLC meminta masyarakat patuh dan disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terutama di pusat-pusat keramaian. Penegakan kedisiplinan yang dijalankan oleh aparat tetap mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis.

"Kita tidak semata-mata hanya penegakan disiplin protokol kesehatan saja, namun secara simultan kita bekerja sama kepada pengelola untuk mengatur perilaku atau pola bisnis sesuai dengan protokol kesehatan," tutur Danrem 083/Bdj yang siap memaksimalkan peran Kampung Tangguh dalam New Normal Malang Raya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com