AS Keberatan Hagia Sophia Turki Dibuka Jadi Masjid

Home / Berita / AS Keberatan Hagia Sophia Turki Dibuka Jadi Masjid
AS Keberatan Hagia Sophia Turki Dibuka Jadi Masjid Keindahan bangunan bersejarah Hagia Sophia (FOTO: prmustafa/istock.com/britannica.com)

TIMESJATIM, JAKARTA – Bangunan bersejarah Hagia Sophia, akan menjadi tempat ibadah muslim atau masjid pada 24 Juli 2020. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan warga dapat melaksanakan ibadah shalat dibangunan bersejarah itu, usai status bangunan itu diubah dari museum menjadi masjid.

Pemerintah Amerika Serikat pun manyatakan kekecewaannya terkait keputusan Turki untuk mengubah monumen era Bizantium, Hagia Sophia kembali menjadi masjid. 

"Kami kecewa dengan keputusan pemerintah Turki untuk mengubah status Hagia Sophia," kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Morgan Ortagus yang dilansir kantor berita AFP, Sabtu (11/7/2020).

Morgan menyebutkan pihakya memahami bahwa pemerintah Turki tetap berkomitmen untuk mempertahankan akses ke Hagia Sophia untuk semua pengunjung, dan berharap untuk mendengar rencananya untuk melanjutkan pengelolaan Hagia Sophia untuk memastikannya tetap dapat diakses tanpa hambatan untuk semua.

Sebelumnya, pengadilan tinggi Turki memutuskan  bahwa konversi Hagia Sophia menjadi museum pada 1934 adalah melanggar hukum. Keputusan itu membatalkan keputusan kabinet Turki tahun 1934 dan memutuskan bahwa situs Warisan Dunia itu harus dibuka kembali untuk ibadah muslim pada 10 Juli 2020.

"InsyaAllah, kami akan melakukan shalat Jumat bersama-sama pada 24 Juli dan membuka kembali Hagia Sophia untuk beribadah," kata Erdogan.

Erdogan menyebut Hagia Sophia sebagai warisan bersama umat manusia. Meski sudah berstatus sebagai masjid, ia berjanji Hagia Sophia terbuka bagi siapa saja. Ia juga menyebutkan seperti semua masjid kami, pintu Hagia Sophia akan terbuka lebar untuk penduduk lokal dan asing, Muslim dan non-Muslim.

"Hagia Sophia, warisan bersama umat manusia, akan terus merangkul semua orang dalam semangat yang lebih tulus dan lebih bebas dengan status barunya," katanya.

Erdogan juga meminta semua orang untuk menghargai keputusan pengubahan status Hagia Sophia itu. Karena, masalah tujuan pengubahan (fungsi) Hagia Sophia untuk masalah hak-hak kedaulatan Turki. 

Sebagai informasi, Hagia Sophia dibangun pertama kali sebagai gereja katedral oleh Kekaisaran Bizantium Kristen sejak 1500 tahun yang lalu. Kemudian, bangunan itu diubah statusnya menjadi masjid setelah penaklukan Konstantinopel oleh Ottoman pada 1453.

Status Hagia Sophia diubah menjadi museum pada tahun 1934 dan ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Hagia Sophia pun juga menjadi salah satu tempat wisata yang paling sering dikunjungi wisatawan di Istanbul, Turki.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com