Pelamar Panwascam Pilbup Banyuwangi 2020 Capai 447 Orang

Home / Berita / Pelamar Panwascam Pilbup Banyuwangi 2020 Capai 447 Orang
Pelamar Panwascam Pilbup Banyuwangi 2020 Capai 447 Orang Rekapitulasi Bawaslu Banyuwangi. (Foto: Bawaslu Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, BANYUWANGI – Jumlah pelamar pegawai ad hoc Bawaslu tingkat Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Bupati (Pilbup Banyuwangi 2020) mencapai 447 orang. Jumlah tersebut lebih banyak satu angka dibandingkan dengan pelamar Panwascam pada saat Pemilu 2019 lalu.

“Sampai dengan penutupan jam 12 malam kemarin, total yang melamar mencapai 447 orang,” kata Ketua Pokja pembentukan panwascam, Anang Lukman Afandi, Rabu (4/12/2019).

Bahkan, berdasarkan kuota yang ditentukan, pelamar Panwascam pada setiap Kecamatan telah melebihi batas minimal. Yakni terbatas 6 orang pendaftar. Sedangkan rata-rata pendaftar pada Pilbup kali ini, pada masing-masing kecamatan di Banyuwangi terdapat minimal 12 orang pendaftar.

“Alhamdulillah sudah memenuhi target. Ada 7 kecamatan yang pendaftarnya mencapai 20 orang lebih," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun TIMES Indonesia, dari 447 pelamar terdapat 341 pelamar perempuan dan 106 pelamar laki-laki. Dengan rincian dari masing-masing kecamatan,15 pelamar dari Bangorejo, 26 pelamar dari Banyuwangi, 16 pelamar dari Blimbing sari, 28 pelamar dari Cluring, 21 pelamar dari Gambiran dan 19 pelamar dari Genteng. Kemudian, ada 13 pelamar dari Giri, 14 pelamar dari Glagah, 18 pelamar dari Glenmore, 18 pelamar dari Kabat, serta 15 pelamar dari Kalibaru, 14 pelamar dari Kalipuro dan 12 dari Licin.

Kemudian ada 21 pelamar dari Muncar, 12 dari Pesanggaran, 20 dari Purwoharjo, 18 dari Rogojampi, 18 dari Sempu, 18 dari Siliragung, 16 dari Singojuruh, 24 dari Songgon, serta 25 dari Srono, 14 dari Tegaldlimo, kemudian ada 19 pelamar dari Tegalsari dan 13 dari Wongsorejo.

“Yang paling sedikit dari Kecamatan Licin dan Pesanggaran masing-masing 12 orang dan paling banyak ada di Kecamatan Cluring, yakni 28 orang pendaftar," kata Anang.

Anang menyampaikan, saat ini pokja rekrutmen anggota Panwascam tengah melakukan verifikasi berkas administrasi, untuk menentukan siapa saja yang lolos ke tahap selanjutnya. Hasil verifikasi administrasi ini akan diumumkan pada tanggal 12 Desember 2019 mendatang.

Sehari setelah pengumuman, peserta yang lolos ke tahap selanjutnya akan mengikuti tes tulis berbasis CAT (Computer Assisted Tes) pada keesokan harinya. “Sesuai dengan tahapan, pada tanggal 13-17 Desember peserta yang lolos seleksi administrasi melaksanakan tes tulis berbasis CAT dan wawancara,” ungkapnya.

Sedangkan tes CAT ini akan dilaksanakan secara bergelombang. Hal ini dikarenakan perangkat komputer yang tersedia jumlahnya terbatas. “Untuk satu gelombang diikuti oleh 90 peserta. Kalau asumsinya seluruh peserta lolos seleksi administrasi, maka ada 5 gelombang,” tambahnya.

Sebagai tambahan, dalam tes seleksi Panwascam pada Pilbup Banyuwangi 2020 yang berbasis komputer tersebut, nantinya bakal meliputi pengetahuan seputar kepemiluan, Peraturan Bawaslu, Peraturan KPU, serta muatan lokal. Dimana secara keseluruhan merupakan soal pilihan ganda. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com