Puluhan Fasilitator Pendidikan dan Pelatihan UMKM Ikuti Bimtek dan Uji Kompetensi

Home / Ekonomi / Puluhan Fasilitator Pendidikan dan Pelatihan UMKM Ikuti Bimtek dan Uji Kompetensi
Puluhan Fasilitator Pendidikan dan Pelatihan UMKM Ikuti Bimtek dan Uji Kompetensi Peserta Bimbingan Teknis dan uji kompetensi Fasilitator Pendidikan dan Pelatihan UMKM foto bersama asesor dan manajemen Argia Academy, Kamis (16/1/2020). (Foto: Sholeh/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, BLITAR – Puluhan Fasilitator Pendidikan dan Pelatihan Usaha Mikro Kecil Menengah atau UMKM mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) dan uji kompetensi yang digelar oleh Digma Solusi Mandiri di Argia Academy Blitar, Kamis (15/1/2020). 

Tujuan Bimtek itu adalah untuk memastikan bahwa semua peserta kompeten dalam bidang pendidikan pelatihan UMKM. 

"Kompeten itu maksudnya benar-benar bisa memberikan pelatihan terhadap UMKM.
karena hari ini kan banyak fasilitator atau trainer yang tidak bersertifikat atau tidak dijamin kompetensinya oleh negara," jelas Fianda Julyantoro, Direktur Digma Solusi Mandiri sekaligus Penyelenggara Bimbingan Teknis dan uji kompetensi Fasilitator Pendidikan dan Pelatihan UMKM.

Fianda mengemukakan, fungsi sertifikasi itu adalah bukti bahwa negara menjamin  pemegang sertifikat itu benar-benar mampu melakukan tugasnya sebagai fasilitator untuk memberikan pelatihan.

Menurutnya, ada beberapa hal yang harus dikuasai dalam mata ujian kompetensi, diantaranya seperti menyajikan dan mempersiapkan materi persentasi, tatap muka dan melakukan komunikasi dengan peserta pelatihan.

"Itu semuanya diwujudkan oleh para asesor, adalah orang yang memuji atau menjamin kalau orang ini sudah lulus hal-hal yang diujikan itu," jelasnya.

Fianda mengemukakan, Indonesia saat ini sedang gencar menjamin setiap tenaga kerja bersertifikat kompetensi. Tujuannya, untuk menjamin bahwa tenaga kerja yang bersangkutan memiliki daya saing terhadap tenaga kerja dari luar.

"Sejak adanya MEA atau masyarakat ekonomi ASEAN, pemerintah gencar melakukan sertifikasi kompetensi karena pekerja asing yang masuk ke Indonesia punya sertifikat," urai Fianda. 

Sementara itu, Kurniawan Subiantoro, Founder Argia Academy mengatakan bahwa sebuah hal yang luar biasa Argia Academy ditunjuk sebagai tuan rumah Bimbingan Teknis dan uji kompetensi Fasilitator Pendidikan dan Pelatihan UMKM.

Untuk diketahui, Argia Academy terletak di komplek BSR Kavling 3-4 jalan Bengawan Solo Kota Blitar Jawa Timur. Argia Academy merupakan sekolah teknologi dan digital marketing yang memiliki beberapa program yakni information technology school, digital marketing school dan co-working space.

"Sebuah kebanggaan juga, karena ini yang pertama di Blitar, sehingga mereka tidak perlu keluar kota untuk uji kompetensi," urainya. 

Ditunjuknya Argia Academy sebagai tuan rumah, menurutnya adalah sebuah kebanggaan karena Bimtek dan uji kompetensi itu, dihadiri 80 peserta fasilitator dan dihadiri tokoh tokoh interpreneur nasional.  "Ini even yang bagus untuk menjalin relasi, peserta juga bangga bisa bertemu tokoh top yang selama ini meraka tahu hanya dari media," ulas pria yang akrab disapa Wawan itu. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com