Pemkot Batu Cerdaskan Ibu Muda Lewat Pendidikan Non Formal

Home / Ekonomi / Pemkot Batu Cerdaskan Ibu Muda Lewat Pendidikan Non Formal
Pemkot Batu Cerdaskan Ibu Muda Lewat Pendidikan Non Formal Para peserta PNF mendapatkan ketrampilan hingga alat yang dipergunakan untuk membuka usaha mandiri. (FOTO: Muhammad Dhani Rahman/TIMES Indonesia) 

TIMESJATIM, BATUPemkot Batu cerdaskan ibu muda di desa-desa lewat Pendidikan Non Formal (PNF). Harapannya dengan program ini mereka lebih mandiri dan sejahtera. 

Caranya mereka diberikan skill dan pengetahuan khusus sehingga bisa berimbas pada perekonomian keluarganya. 

Pemkot-Batu-2.jpg

Program Dinas Pendidikan bekerjasama dengan PKK Kota Batu ini dimulai Selasa (22/10/2019) sore dibuka oleh Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko M.Si di Balai Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. 

"Harapannya lewat program ini, perempuan desa lebih berdaya, terutama para ibu muda yang belum memiliki pendidikan yang cukup namun sudah punya anak," ujar Dra Hj Dewanti. 

Lewat program ini, para ibu muda ini diajak untuk meningkatkan ketrampilannya hingga akhirnya berimbas pada penambahan perekonomian keluarga. 

Menurut wali kota, program yang sudah dijalankan oleh Pemkot Batu sejak tahun 2016 ini sudah banyak meluluskan peserta PNF yang memiliki usaha mandiri dan mensejahterakan keluarga. 

Pemkot-Batu-3.jpg

"Tahun depan saya sudah minta kepada Dinas Pendidikan agar lebih fokus menyiapkan kurikulum yang lengkap dan komprehensif di mana para perempuan muda ini nantinya bisa menjadi ibu yang baik, istri yang baik, bisa mengelola urusan rumah tangga yang baik dan bisa menghasilkan," kata Dewanti. 

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih menjelaskan program ini diikuti 200 ibu muda dari sepuluh desa di Kota Batu. 

Sepuluh desa tersebut adalah Junrejo, Mojorejo, Dadaprejo, Beji, Pandanrejo, Giripurno, Bumiaji, Sidomulyo, Sumberjo dan Songgokerto. 

"Intinya kita memberikan ketrampilan dan pengetahuan supaya perempuan lebih berdaya. Sasarannya perempuan desa yang usianya masih produktif," ujar Eny. 

Tidak hanya memberikan ketrampilan, para peserta akan mendapatkan bantuan alat berupa mesin jahit. "Perdesa mendapatkan bantuan 3 mesin jahit," ujarnya. 

Pendidikan Non Formal (PNF) untuk ibu muda yang digelar Pemkot Batu tahun ini memang difokuskan pemberian materi menjahit. Pembelajaran akan dilaksanakan dalam sepuluh pertemuan yang lokasinya disesuaikan dengan tempat tinggal peserta. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com