Main ke Dufan Berasa Wahana Milik Pribadi

Home / Gaya Hidup / Main ke Dufan Berasa Wahana Milik Pribadi
Main ke Dufan Berasa Wahana Milik Pribadi Suasana di Dufan sejak dibuka kembali pada 20 Juni 2020 lalu. (FOTO: hipwee)

TIMESJATIM, JAKARTA – Dunia Fantasi atau Dufan di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta telah resmi dibuka kembali pada 20 Juni 2020 lalu. Namun hingga saat ini tempat wisata tersebut masih sepi.

Hal tersebut wajar, karena covid- 19 belum sepenuhnya hilang. Bahkan selama masa pandemi perekeonomian juga lesu. Bagi sebagian orang piknik atau rekreasi menjadi sesuatu yang prioritas.

Dari beberapa foto yang beredar di dunia maya, pengunjung Dufan dengan bebas berfoto ria tanpa berdesakan. Pengunjung juga asyik bermain tanpa harus mengantre, seakan-akan wahana milik pribadi.

Meski telah dibuka, namun baru 20 wahana permainan yang beroperasi. Diantaranya Halilintar, Hysteria, Pontang Panting, Niagara-gara dan juga Istana Boneka. Itu pun masing-masing wahana hanya diisi 4-6 orang saja, tidak lebih. 

Sejak dibuka, Dufan giat mengkampanyekan #SSBB yang artinya Senang Selamat Bareng Bareng.

Protokol kesehatan yang diterapkan wajib diikuti oleh petugas maupun pengunjung yang datang ke Dufan. Misalnya, sebelum naik wahana, para pengunjung diberikan semprotan hand sanitizer oleh petugas. 

Pengunjung Dufan juga wajib mengenakan masker sebelum, selama, dan setelah meninggalkan wahana. Demikian juga dengan petugas yang selalu mengenakan masker lengkap dengan face shield serta sarung tangan.

Untuk wahananya sendiri, terdapat kursi kosong yang diberi tanda silang untuk physical distancing atau jaga jarak. Jadi setiap wahana di Dufan berkurang separuhnya.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com