Hari Kartini 2019, Petani Perempuan Ini Kibarkan Bendera di Dua Gunung

Home / Gaya Hidup / Hari Kartini 2019, Petani Perempuan Ini Kibarkan Bendera di Dua Gunung
Hari Kartini 2019, Petani Perempuan Ini Kibarkan Bendera di Dua Gunung Genuk berfoto mengibarkan bendera Muslimat NU di Puncak Arjuna, pendakian sebelum mendaki Gunung Merbabu. (FOTO: Istimewa/TIMES Indonesia)

TIMESJATIM, BATUPetani perempuan dari Kecamatan Bumiaji, Kota Batu ini punya cara sendiri memperingati Hari Kartini 2019. Ia memilih mendaki dua gunung dan kibarkan bendera di puncaknya.

Adalah Genuk Rahayuningtyas, petani wortel di Blok Brakseng, Desa Sumberbrantas Kecamatan Bumiaji, Kota Batu yang mendaki dua gunung dalam rentang waktu yang hanya sebulan.

Ia mengawali pendakian di Gunung Arjuno, Jawa Timur pada 8 April 2019 dan mengakhirinya dengan mendaki Gunung Merbabu Jawa Tengah dan sampai puncak tepat pada Hari Kartini, 21 April 2019.

Pendaki-2.jpg

Di ketinggian 3339 meter di atas permukaan laut (Puncak Gunung Arjuna) dan 3142 meter diatas permukaan laut (Gunung Merbabu), Genuk mengibarkan dua bendera, yakni Merah Putih dan bendera Muslimat NU, mengingat Genuk memang dikenal sebagai aktivis organisasi Muslimat NU Kota Batu.

“Perjalanan ke Gunung Arjuna, aku tik tok (pendakian dalam sekali jalan) tidak nge-camp, kurang lebih perjalanan kurang lebih 20 jam perjalanan pulang pergi,” kata Genuk.

Ia bersyukur pendakian yang dilakukannya ini berjalan lancar dan dia bisa memasang bendera Merah Putih dan Muslimat NU.

Haru dan kegembiraan dirasakan oleh Genuk, meski perjalananan yang dilakukannya ini bukan pertama kali, namun ia merasakan kebahagiaan.

Karena pendakian ini dilakukannya khusus untuk memperingati Hari Kartini. “Pendakian ini saya lakukan ini penghargaan untuk RA Kartini yang menjadi teladan bagi kami,” ujar Genuk.

Pendakian ini memang tidak dilakukannya sendiri namun dilakukan bersama beberapa pendaki gunung, meski demikian tidak mengurangi semangat merayakan Hari Kartini, karena dari 30 pendaki, 15 diantaranya adalah wanita.

Tidak banyak persiapan yang dilakukan oleh petani perempuan ini, ia hanya melatih staminanya dengan berjalan kaki kurang lebih 2 hingga 3 kali dalam seminggu.

Berbeda dengan pendakian di Arjuna, pendakian di Gunung Merbabu membutuhkan waktu kurang lebih 3 hari 2 malam.

Selesai Upacara Hari Kartini di atas Merbabu, petani wortel ini turun dari Puncak. “Mendaki gunung itu melatih fisik dan stamina, sekaligus menaklukkan kesombongan diri, di alam Kita bukan apa-apa. Kekuasaan Allah SWT dan keagungan Nya menciptakan seluruh alam ini, benar-benar nyata,” ujar Genuk.

Ajaran Kartini, menurut Genuk sangat menginspirasinya dalam pekerjaannya. Termasuk saat mengelola 6 hektar pertanian wortel yang dikerjakannya setiap hari.

Sebagai bentuk penghargaannya kepada RA Kartini, di Hari Kartini 2019 ini, petani perempuan asal Kecamatan Bumiaji mengibarkan bendera di dua puncak gunung yang didakinya  (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com